Berita

PERAN STRATEGIS PTKIN SEBAGAI IMUNISASI MILLENIAL

posted Dec 11, 2019, 5:52 PM by Web KPI   [ updated Dec 12, 2019, 12:25 AM ]

Berita Humas: Rektor Prof Mutawali bersama 12 orang official UIN Mataram menghadiri kegiatan konfrenesi internasional yang dibuka oleh Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara dalam sidang Annual International Conference On Islamic Stuides (AICIS) 2019 yang dilaksanakan di Hotel Mercure Batavia, Jakarta (1/10).

AICIS adalah forum kajian keislaman yang diinisiasi kementerian Agama RI sejak 19 tahun lalu, pertemuan para pemikir Islam sejagat ini menjadi tempat bertemunya para pemangku kepentingan studi Islam yang diharapkan menjadi barometer perkembangan kajian Islam dunia.  Jumlah partisipan yang terdiri dari para guru besar, doctor dan magister sebanyak 1700 orang,

Di tengah perubahan zaman yang cepat, lanjut Rudiantara, pendidikan Islam dipaksa masuk ke dalam paradigma baru, pendidikan islam dapat mengambil peran strategis sebagai imunisasi generasi muda dari hoax, fitnah dan namimah. Populasinya yang besar sangat potensial untuk mengambil peran tersebut.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, Kamaruddin Amin menambahkan, pertemuan ini memang diarahkan agar sarjana dan akademisi Islam dapat berkontribusi memecahkan masalah dunia.

Pendidikan Islam adalah ekosistem besar, saat ini terdapat hampir seribu perguruan tinggi Islam, 72 ribu pendidikan dasar-menengah, 30 ribu pesantren, dan 7 juta madrasah takmiliyah. Dari lembaga itu terdapat 10 juta siswa, 4 juta santri, 1 juta guru, 32 ribu dosen, 500 profesor, dan 6000 doktor. “Total stakeholder pendidikan islam berjumlah 28 juta” tandas Kamaruddin.

Konferensi tahunan ini mengambil tema “Digital Islam, Education and Youth: Changing Landscape of Indonesian Islam”. Pertemuan ini membahas 450 paper dari 1300 yang diseleksi.  Keynote speaker dalam konferensi ini, selain Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, ada Peter Mandeville (George Mason University, Virginia USA), Garry R. Bunt (University of Wales), dan Abdul Majid Hakemollahi (ICAS London). 

Rektor yang dikonfirmasi di lokasi pembukaan AICIS menjelaskan bahwa UIN Mataram mendelegasikan 4 orang panelis yang akan presentasi dengan tema yang dibahas antara lain Religion and Philosophy in the Post-truth Age, Response to the Era of Disruption, Making and Consuming Islam Online: The Reconfiguration of a Discursive Tradition?, dan Islam in the Digital Age Islamic Philoshopy for Millennials. Wallahu ‘Alam (Adita@Humasuin

KERJASAMA UIN MATARAM DENGAN KEMENTERIAN KEUANGAN

posted Dec 10, 2019, 11:00 PM by Web KPI


Berita Humas: UIN Mataram menjalin kerjasama dengan kementerian keuangan dalam hal ini dirjen pengelolaan pembiayaan dan resiko, penandatanganan nota kesepahaman dirangkaikan dengan kuliah umum dengan tema “Menjaga Momentum Pertumbuhan Melalui Kebijakan Pengelolaan APBN” yang dilaksanakan di Hotel Vaganza Jl. Panjitilar Mataram, Jum’at (19/09)

Rektor yang dalam hal ini diwakili oleh wakil rektor bidang kemahasiswaan dan kerjasama Dr. Hj. Nurul Yakin, M. Pd. dalam sambutanya menegaskan bahwa UIN Mataram dengan lonjakan jumlah mahasiswa dari tahun ke tahun menjadi salah satu indikator kemajuan, hari ini juga mengerahkan 385 mahasiswa untuk mengikuti kuliah umum yang dirangkaikan dengan penandatanganan MOU.

Lebih lanjut wakil rektor tiga tersebut menegaskan bahwa selain aspek pendidikan, penelitian dan juga pegabdian masyarakat tentu akan selalu terbuka ruang untuk bersinergi membangun kerjasama dengan berbagai pihak termasuk dengan DJPP kementerian keuangan Republik Indonesia.

Sekretaris Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Resiko Iyan Rubiyanto menyampaikan pentingnya kerjasama antara kementerian keuangan dengan berbagai perguruan tinggi termasuk UIN Mataram sebagai salah satu kampus terkemuka di wilayah Nusa Tenggara Barat.   

Kasubag kerjasama kelembagaan H. Sapardi, SE., MM. Menyampaikan bahwa tujuan kerjasama ini adalah untuk memanfaatkan sumber daya yang dimiliki kedua belah pihak, untuk saling membantu dalam penyelenggaraan pendidikan, penelitian, dan pengembangan serta pengabdian kepada masyarakat. Wallahu ‘Alam (Adita@Humasuinmataram)

MELANGKAH BERSAMA PRAMUKA UIN MATARAM

posted Dec 10, 2019, 10:58 PM by Web KPI

Berita Humas: Dewan Racana Pramuka Khalid Bin Walid dan Siti Hadijah Pangkalan UIN Mataram menggelar Masa Orientasi Tamu Racana anggota baru angkatan ke 27 yang dibuka di halaman rektorat  dan diikuti oleh 40 orang peserta sebagai calon anggota baru, Rabu (18/09)

Prosesi pembukaan berlangsung cukup hidmat dengan nuansa religius, diawali dengan rangkaian tradisi  kepramukaan yaitu pemangku racana dengan pakaian dan payung kebesarannya, diiringi oleh 50 personil anggota pramuka berpenampilan lengkap dengan baretnya memasuki lapangan upacara.

Turut hadir dan memberikan sambutan dalam acara pembukaan tersebut adalah ketua kwarcab pramuka kota Mataram Kakak Fathurrahman yang juga alumni UIN Mataram era 1990-an, selain para petinggi pramuka bersama kakak pembina Dr. H. Ali Jadid, M.Pd, senior dan tamu undangan lainnya, hadir juga pengurus ikatan alumni pramuka serta para ketua pramuka perguruan tinggi negeri dan suasta se pualu Lombok.

Dr. Ali Jadid selaku dewan pembina juga mewakili rektor untuk membuka acara Morsitara tersebut menyampaikan bahwa salah satu tonggak sejarah kemajuan kampus ini adalah tidak terlepas dari andil dan kiprah pramuka, dari generasi ke generasi pramuka UIN Mataram selalu mengibarkan panji-panji kesuksesan yang tidak kecil dalam dinamika perjuangan lembaga

Kesuksesan dan kebahagiaan para aktivis racana pramuka Halid Bin Walid dan Siti Hadijah UIN Mataram bukanlah terasa saat sedang menjalani proses sebagai anggota pramuka, melainkan semua kiprah perjuangan dan dedikasi yang didermakan dalam pramuka akan terbayar tunai kelak setelah selesai dari kampus ini.

Untuk itu, berbahagialah dapat menjadi anggota pramuka UIN Mataram, tugas sebagai mahasisswa harus seirama dengan kiprah sebagai aktivis pramuka yang merupakan satu system yang utuh untuk membangun karakter yang handal di era  generasi revolusi industri 4.0, untuk menggapai semua impian dan harapan itu, maka tetaplah melangkah bersama pramuka UIN Mataram. Wallahu ‘Alam (Adita@Humasuin)

TRIO SRIKANDI FINALIS FESTIVAL BIDIKMISI NASIONAL 2019

posted Dec 10, 2019, 10:55 PM by Web KPI

Berita Humas: Sandriani, Siswati, dan Azhia Insani adalah mahaiswi semeseter 3 pada program studi ekonomi syariah fakultas ekonmi dan bisnis islam yang sering disingkat FEBI, mereka bertiga akan menjadi duta UIN Mataram bertanding dengan 15 PTKIN pada acara Festival Debat Bidikmisi Nasional yang akan dialaksanakan di UIN Alaudin Makasar, Jum’at (20/09)  



Festival Nasional Bidikmisi tahun 2019 akan digelar di Universitas Islaam negeri Makasar pada tanggal 8 – 13 Oktober mendatang, Alhamdulillah trio srikandi UIN Mataram yang nitabeenenya bersala dari satu jurusan dan satu semester tersbut memiliki irama yang sama dan berhasil lolos ke babak final untuk bertarung bersama 15 Perguruan Tinggi Se Indonesia.


Sandriani yang diwawancarai kasubag Humas di Hotel Fave Mataram menyatakan bahwa, jauh sebelum lomba ini digelar telah dipublis proposal secara online, mengisi formulir pendaftaran, lalu membuat essai yg belum pernah dipublikasikan, Alhamdulillah usaha tersebut membuahkan hasil dan masuk terpilih sebagai peserta finalis yang aan mengikuti event tersebut


Lebih lanjut Sandriani yang ddidampingi dua peserta lainnya enegaskan bahwa festival bidikmisi tersebut adalh merupakan tim yang terdiri dari 3 orang, adapun tema yg kita angkat disini adalah masalah pendidikan sesuai dengan pemikiran kita sendiri yg kami tuangkan masalah keadaan Indonesia baik yg sekarang dan masa yg akan mendatang.



Rektor Prof Mutawali yang juga bertemu langsung dengan Trio Srikandi tersebut memberikan semangat agar bias mempersembahkan expresi yang bagus, hasil yang terbaik nantinya sebagai kebaanggan lembaga, rektor juga melihat tema yang diambil sangat bagus dan membawa optimisme sebagai sang juara, yaitu “Pentingnya penanaman moral value dan Thinking Skill pada siswa demi terwujudnya Industri 4.0

1-4 of 4